
Pada hari Rabu, 29 Mei 2024, pukul 11.00 WIB, di Ruang Pertemuan Lantai 2 Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas, telah dilaksanakan kegiatan penandatanganan kontrak dan pertemuan pendahuluan (kick off meeting) untuk kajian konektivitas jalur lintasan dan teritori satwa liar di Cluster I Koridor Rimba. Acara ini merupakan bagian dari tindak lanjut Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara FMIPA UNAND dan Direktorat Tata Ruang Nasional yang telah dilaksanakan sebelumnya pada Jumat, 17 Mei 2024.
Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan kontrak kerjasama yang dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari kedua belah pihak. Selanjutnya, pertemuan pendahuluan (kick off meeting) diadakan dengan agenda utama pembahasan konsep kegiatan dan strategi pencapaian untuk memastikan kesuksesan proyek ini.
Dalam sambutannya, Dekan FMIPA, Dr. Mahdhivan Syafwan, menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Kementrian ATR/BPN yang telah memberikan kepercayaan kepada Unand untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan ini. "Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam upaya kita untuk melestarikan keanekaragaman hayati khususnya di wilayah Sumatera Barat. Kami berharap kerjasama ini tidak hanya memperkuat konektivitas habitat satwa liar tetapi juga meningkatkan sinergi antara berbagai pihak dalam menjaga lingkungan. Terima kasih kepada seluruh tim yang terlibat, baik dari FMIPA UNAND maupun dari Direktorat Tata Ruang Nasional dan instansi terkait lainnya. Kami optimis bahwa dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai hasil yang optimal," ujar beliau.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan ahli dari berbagai instansi terkait, termasuk Criesty E. Lengkong, Amelia Novianti, Marissa Putri, Fransisca Weni Tyas L, dan Slamet R dari ATR BPN, Lugi Hartanto dan Agus Suparto dari BKSDA Sumatera Barat, Benny S. dari Bappeda Sumatera Barat, Iman Soedrajat dari PMU RIMBA, serta Fadhilah Indraswari dari Kanwil BPN Sumatera Barat.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai konsep dan strategi dibahas secara mendalam oleh tim ahli dari Departemen Biologi FMIPA UNAND dan perwakilan dari Direktorat Tata Ruang Nasional. Tim ahli dari Unand diketuai oleh Dr. Wilson Novarino, yang juga merupakan Ketua Departemen Biologi FMIPA Unand. Dalam diskusi dibahas berbagai aspek teknis dan metodologis yang akan digunakan dalam kajian ini, dengan fokus pada pentingnya menjaga dan meningkatkan konektivitas habitat satwa liar di koridor rimba tersebut.
Kajian konektivitas jalur lintasan dan teritori satwa liar ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pelestarian keanekaragaman hayati dan pengelolaan tata ruang yang lebih baik di Indonesia. Proyek ini juga merupakan bagian dari upaya FMIPA UNAND untuk memperkuat kemitraan strategis dengan instansi pemerintah dan lembaga terkait dalam rangka mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.











