Fakultas MIPA | Universitas Andalas
Fakultas MIPA | Universitas Andalas

Jum'at, 5 Desember 2025 — FMIPA Universitas Andalas menggelar Pelatihan Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Etik yang menghadirkan narasumber dari Komisi Etik Universitas Andalas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 4 Desember 2025 di Ruang Sidang Dekanat Lantai II FMIPA UNAND dan dihadiri oleh Tim Komisi Etik FMIPA.
Pelatihan ini digelar untuk memperkuat pelaksanaan Peraturan Rektor Universitas Andalas Nomor 25 Tahun 2022 tentang Kode Etik Dosen dan Mahasiswa. Dalam aturan tersebut, Tim Komisi Etik FMIPA bertugas memeriksa dugaan pelanggaran etik, memberikan rekomendasi kepada Dekan terkait penolakan laporan atau rehabilitasi nama baik, serta menyusun rekomendasi sanksi etik bagi pihak yang terbukti melanggar. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kompetensi tim agar penanganan kasus etik dapat dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA UNAND, Prof. Mai Efdi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai tata kelola etik di lingkungan kampus. “Komisi Etik memegang peran sentral dalam menjaga marwah akademik. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan ketajaman analisis, ketelitian, serta objektivitas dalam menangani setiap laporan kasus etik,” ujar Prof. Mai
Memasuki sesi materi, materi pertama disampaikan oleh Dr. Edita Elda, S.H., M.H., yang mengupas tuntas Teknik Investigasi dari Aspek Hukum. Ia menjelaskan pentingnya kerangka hukum, metode penelusuran bukti, dan sanksi etik yang harus diperhatikan dalam proses investigasi.
Sesi kedua menghadirkan Septi Mayang Sarry, M.Psi., dengan materi Teknik Investigasi dari Aspek Psikologi Forensik. Dalam paparannya, Septi menyoroti aspek psikis dalam pemeriksaan, pendekatan wawancara, serta indikator perilaku yang relevan dalam penyelidikan kasus etik.
Materi ketiga disampaikan oleh dr. Noverika Windasari, Sp.F., yang membahas Persiapan Dokumen dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Ia menegaskan bahwa penyusunan dokumen yang sistematis, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi penting dalam proses pemeriksaan etik.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta, diikuti dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya rangkaian pelatihan.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan Tim Komisi Etik FMIPA UNAND semakin memahami langkah-langkah profesional dalam menangani dugaan pelanggaran etik sehingga dapat menjaga marwah dan integritas akademik di lingkungan fakultas.



Padang, 4 Desember 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas kembali menyelenggarakan agenda rutin bulanan MIPA Academic Talk Series 22. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 26 November 2025 pukul 13.30 WIB ini menghadirkan dua narasumber dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Kelompok Keahlian Analisis dan Geometri, yakni Dr. Jalina Widjaja, S.Si., M.Si. dan Drs. Yudi Soeharyadi, M.Si., Ph.D..
Acara berlangsung secara hibrid, bertempat di Ruang Sidang Dekanat Lantai 2 FMIPA UNAND serta melalui Zoom Meeting, dan dimoderatori oleh Dr. Shelvi Ekariani, dosen Matematika UNAND. Sebanyak 79 peserta dari berbagai instansi turut hadir, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga akademisi lintas universitas.
Dalam sambutannya, Wakil dekan I FMIPA, Prof. Admi Nazra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda bulanan yang kali ini diisi oleh bidang matematika. “Terima kasih kepada narasumber. Dengan adanya acara ini, harapannya wawasan kita bisa bertambah. Mari manfaatkan waktu ini,” ujarnya.
Materi pertama dibawakan oleh Dr. Jalina Widjaja, yang memaparkan penggunaan persamaan diferensial waktu tunda dalam memodelkan dinamika supply–demand pada beberapa komoditas. Model ini diuji menggunakan data BPS 2018–2023 untuk daging ayam, telur ayam, dan bensin, dengan simulasi berbasis MATLAB.
Beliau menjelaskan bahwa penentuan waktu tunda dan parameter dilakukan menggunakan metode Particle Swarm Optimization (PSO). Analisis karakteristik data juga dilengkapi dengan pendekatan topological analysis untuk menentukan model yang paling sesuai.
Materi kedua disampaikan oleh Drs. Yudi Soeharyadi, yang memperkenalkan konsep Topological Data Analysis (TDA) sebagai metode untuk melihat struktur tersembunyi dalam data. Ia menjelaskan bahwa TDA memberikan perspektif berbeda dari analisis statistik tradisional karena meninjau pola global data melalui objek topologis.
Beliau menegaskan bahwa TDA bukan menggantikan metode analisis yang ada, melainkan menjadi pelengkap yang mampu memperlihatkan informasi baru yang sebelumnya sulit terdeteksi.
Acara ditutup dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif, diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Setelah sesi tanya jawab, kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Dengan terselenggaranya agenda ini, FMIPA UNAND berharap kegiatan ilmiah bulanan tersebut terus menjadi ruang kolaboratif yang memperkuat budaya akademik dan mendorong pengembangan riset di lingkungan kampus.


24 November 2025 — Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Andalas mengadakan sosialisasi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di kampus pada Jumat (21/11) di Plaza FMIPA UNAND. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa sebagai upaya memperkuat pemahaman bersama mengenai pencegahan kekerasan fisik maupun verbal di lingkungan kampus.
Acara dibuka oleh Dekan FMIPA, Prof. Mai Efdi, yang menekankan pentingnya kewaspadaan seluruh sivitas akademika terhadap berbagai tindakan yang dapat mengarah pada kekerasan. Dalam sambutannya, Prof. Mai mengungkapkan bahwa pemahaman mengenai batasan tindakan yang dapat dikategorikan sebagai kekerasan semakin berkembang dan perlu disosialisasikan secara menyeluruh. Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini sangat penting agar seluruh dosen dan mahasiswa mengenali rambu-rambu tindakan yang tidak boleh dilanggar, sehingga lingkungan fakultas menjadi lebih nyaman, adem, dan harmonis. “Semoga kegiatan ini memberi pencerahan bagi kita semua dan menjadikan FMIPA sebagai fakultas yang nyaman dan saling bersinergi,” tutupnya.
Hadir dari Satgas PPK UNAND yaitu Sari Dewi Hidayani, S.E., M.M.; dr. Noverika Windasari, Sp.F.M.; Dr. Drs. Khairil Anwar, M.Si.; serta M. Jordan perwakilan mahasiswa.
Ketua Satgas PPK UNAND, Dr. Drs. Khairil Anwar, M.Si, membuka sesi materi dengan menjelaskan latar belakang penguatan sosialisasi PPK di lingkungan kampus. Ia menyinggung peristiwa perundungan yang berujung pada kematian mahasiswa di Universitas lain, yang menjadi perhatian serius dunia pendidikan tinggi.
“Kasus itu mengguncang kita semua. Kejadian tersebut mendorong pimpinan universitas memperluas sosialisasi agar kampus menjadi kawasan aman, sehat, dan bebas kekerasan. Ini adalah keinginan kita bersama sebagai bagian dari civitas akademika UNAND,” tegasnya.
Berikutnya, dr. Noverika Windasari, Sp.F.M., memaparkan materi mengenai pengenalan Satgas PPK UNAND serta definisi dan bentuk-bentuk kekerasan. Ia menjelaskan bahwa kekerasan adalah perbuatan dengan atau tanpa kekuatan fisik yang menimbulkan bahaya bagi badan maupun nyawa.
Adapun enam bentuk kekerasan yang dijelaskan yaitu:
Ia juga memberikan berbagai contoh setiap bentuk kekerasan tersebut dan menjelaskan alur penanganan kasus di Satgas PPK UNAND, mulai dari pelaporan hingga tindak lanjut. “Kita harus memiliki persepsi yang sama dalam menghadapi korban. Banyak hal yang justru tidak boleh disampaikan kepada korban agar tidak menimbulkan dampak psikologis tambahan,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber, dosen, dan mahasiswa. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan FMIPA UNAND sebagai lingkungan akademik yang aman, sehat, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan.


21 November 2025 — Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas kembali menorehkan prestasi pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA PT) 2025 yang berlangsung di Universitas Padjadjaran, Bandung, 16–20 November 2025. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini diikuti oleh 96 perguruan tinggi di Indonesia.
Pada gelaran tahun ini, FMIPA UNAND berhasil membawa pulang satu medali perunggu melalui Mhd. Risky di bidang Kimia. Selain itu, dua mahasiswa lainnya turut memperoleh Honorable Mention, yaitu Darma Septian di bidang Fisika dan Febi Febianti di bidang Biologi. Prestasi ini menunjukkan peningkatan capaian dibanding tahun sebelumnya, di mana FMIPA UNAND hanya meraih satu Honorable Mention melalui Darma Septian di bidang Fisika.
Dekan FMIPA UNAND, Prof. Mai Efdi, menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas prestasi yang diraih mahasiswa. Ia menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata kerja keras, dedikasi, dan semangat belajar yang tinggi dari para peserta. “Kami sangat mengapresiasi usaha dan perjuangan mahasiswa yang telah mengharumkan nama fakultas dan universitas di kancah nasional. Terima kasih kepada seluruh mahasiswa, dosen pelatih yang semuanya berasal dari FMIPA beserta tendik yang terlibat dalam kompetisi ini, serta atas dukungan dari Direktorat Kemahasiswaan UNAND, dan semua pihak terkait yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu yang telah mendukung persiapan tim ONMIPA tahun ini,” ujarnya.
Selain prestasi dari FMIPA, Universitas Andalas secara keseluruhan juga berhasil meraih penghargaan lain di ajang yang sama, yakni melalui Mikhail Ihkwannov yang meraih medali perak bidang Matematika, serta Arief Kurniawan yang meraih medali perunggu bidang Kimia.
Dengan raihan tahun ini, FMIPA UNAND berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa dan memperluas capaian prestasi pada ajang-ajang kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Fakultas juga menargetkan peningkatan jumlah medali dan partisipasi di masa mendatang sebagai bagian dari komitmen mencetak generasi ilmuwan muda yang unggul dan berdaya saing.

24 November 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas resmi menggelar Wisuda Periode V tahun 2025 di Plaza FMIPA UNAND pada Sabtu, 22 November 2025. Sebanyak 72 wisudawan dan wisudawati dari empat departemen dikukuhkan, menandai berakhirnya masa studi sekaligus dimulainya perjalanan baru para lulusan menuju dunia profesional maupun akademik. Tahun ini, Departemen Matematika dan Sains Data meluluskan 4 sarjana dan 4 magister; Departemen Fisika 19 sarjana dan 3 magister; Departemen Biologi 19 sarjana dan 1 magister; serta Departemen Kimia 19 sarjana, 4 magister, dan 1 doktor.
FMIPA UNAND juga memberikan apresiasi kepada lulusan terbaik tingkat fakultas yang berhasil meraih predikat akademik gemilang. Mereka adalah:
Selain itu, FMIPA UNAND juga memberikan penghargaan Bintang Aktivis Berprestasi, yang berhasil diraih oleh:
Dalam sesi penyampaian kesan dan pesan, Nadya Putri Kristianda Dawolo dari Departemen Biologi menceritakan perjalanan akademiknya yang penuh tantangan, mulai dari kebingungan mencari ide penelitian hingga akhirnya mendapatkan topik penelitian. Ia mengakui bahwa rasa takut dan overthinking sempat menghampiri. Nadya juga menceritakan proses penelitian yang sempat menimbulkan overthinking. “Saya belajar bahwa kesempatan besar sering datang tanpa rencana, ketakutan adalah langkah awal keberanian, dan doa orang tua adalah kekuatan terbesar kita,” ujarnya.
Perwakilan Ikatan Alumni (IKA) FMIPA UNAND, Ari Edo Putra, S.Si, memberikan selamat kepada para lulusan serta mengajak mereka memanfaatkan jaringan alumni untuk melangkah ke dunia karier maupun studi lanjut. “Setelah wisuda ini akan muncul pertanyaan baru: apa langkah berikutnya? Di sinilah alumni hadir untuk berbagi pengalaman dan menjadi pijakan awal para lulusan,” ujarnya. Ia berharap IKA FMIPA dapat memberi dampak nyata bagi almamater dan menyebutkan bahwa inagurasi kepengurusan baru akan dilaksanakan pada Januari 2026.
Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Mai Efdi, turut mengucapkan selamat dan memberikan pesan kepada para lulusan. “Dunia saat ini bergerak sangat cepat akibat disrupsi teknologi. Karena itu para wisudawan harus memiliki kemandirian, keberanian, dan ketekunan untuk bertahan sekaligus memimpin perubahan,” ujarnya. Dekan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan staf atas dedikasi mereka dalam mendidik mahasiswa hingga mencapai tahap kelulusan.
Rangkaian acara wisuda ditutup dengan sesi foto bersama antara wisudawan/ti, dosen, staf, orang tua/wali, dan alumni FMIPA UNAND. Wisuda Periode V ini menjadi momentum yang menjadi pengingat bahwa perjalanan para sarjana sains ini baru saja dimulai dan dunia tengah menunggu kiprah mereka berikutnya


Sehubungan dengan pelaksanaan Wisuda Periode V Tahun 2025 Universitas Andalas pada tanggal 22 November 2025, maka Fakultas MIPA menyampaikan ketentuan sebagai berikut:
| No | Rincian | Jumlah |
|---|---|---|
| 1 | Uang Jaminan Jubah, Toga dan Selempang Pasca | Rp 200.000,- * |
| 2 | Laundry oleh Fakultas | Rp 20.000,- |
| 3 | Foto wisuda 3 lembar ukuran 10R+ & Softfile | Rp 100.000,- |
| Total | Rp 320.000,- |
Note: * Jika terdapat kerusakan pada jubah, toga, atau selempang, uang jaminan tidak dikembalikan.
Padang, 10 November 2025
a.n. Dekan
Wakil Dekan I
Prof. Dr. Admi Nazra
NIP. 197303301999031008

Padang, 19 Oktober 2025 — Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, tepatnya di depan Sato Restaurant, Minggu pagi (19/10), tampak lebih semarak dari biasanya. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas turut meramaikan kegiatan mingguan tersebut dengan menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan interaktif bagi masyarakat.
Mengusung tema “FMIPA Berkarya, Inovasi Berdampak, Negeri Berdaya”, kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB dengan senam sehat bersama yang diikuti oleh sivitas akademika FMIPA dan masyarakat sekitar. Setelah itu, pengunjung berbondong-bondong mengunjungi stand FMIPA UNAND yang menampilkan beragam inovasi dan eksperimen menarik dari empat departemen.
Di Departemen Fisika, pengunjung diajak mengenal sains melalui eksperimen non-Newtonian fluid, melihat langsung cara kerja printer 3D, serta mencoba keberuntungan di wheel quiz berhadiah.
Sementara di Departemen Kimia, suasana tak kalah ramai dengan praktik pembuatan yogurt, teh kombucha, sabun cair cuci tangan, dan sabun laundry. Departemen ini juga memperkenalkan modeling chemistry dan molymod, sekaligus membagikan souvenir menarik kepada pengunjung.
Departemen Matematika menghadirkan sisi seru dari angka lewat demo Desmos Graphing Calculator dan permainan Fun Mathematics yang disukai anak-anak sekolah.
Tidak ketinggalan, Departemen Biologi menampilkan berbagai jenis anggrek, tanaman penghasil minyak atsiri, serta produk oleh-oleh, kopi dan madu dan juga buku bertema biologi, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta tanaman dan produk alami.
Menariknya, pengunjung juga dapat mengikuti konsultasi pelajaran gratis untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia, yang disambut antusias oleh siswa sekolah dan orang tua.
Kegiatan CFD kali ini menjadi wujud nyata kontribusi FMIPA UNAND dalam memperkenalkan sains secara menyenangkan dan mudah dipahami oleh masyarakat. Antusiasme pengunjung yang tinggi menunjukkan bahwa inovasi dan ilmu pengetahuan dapat hadir dengan cara yang ringan, bermanfaat, dan berdampak bagi negeri.
Padang, 18 Oktober 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 pada Jumat hingga Sabtu, 17–18 Oktober 2025, bertempat di Ruang Sidang Dekanat Lantai 2 FMIPA UNAND.
Rapat kerja tahun ini mengusung tema “FMIPA Berkarya, Inovasi Berdampak, Negeri Berdaya”, dengan fokus utama pada evaluasi capaian kinerja tahun 2025 serta penetapan arah kebijakan dan program prioritas tahun 2026. Selain itu, raker juga menjadi wadah untuk menyepakati tindak lanjut strategis menuju pencapaian Visi FMIPA yakni ““Menjadi fakultas unggulan yang berkelas dunia tahun 2045 dalam inovasi ilmu dasar dan pengelolaan sumber daya alam tropis, melalui kolaborasi global dan kontribusi nyata bagi masyarakat dan industri.”
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA UNAND, Prof. Dr. Mai Efdi, M.Si., yang sekaligus memberikan arahan dan sambutan pembuka. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi lintas bidang serta kesinambungan program antar-departemen untuk memperkuat posisi FMIPA sebagai fakultas unggulan di tingkat nasional maupun internasional.
“Rapat kerja ini bukan sekadar forum evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam berkarya dan berinovasi. Semua langkah yang diambil harus berdampak nyata bagi masyarakat dan kemajuan negeri,” ujar Prof. Mai Efdi dalam sambutannya.
Pada hari pertama, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Bidang I yang disampaikan oleh Prof. Dr. Admi Nazra, serta Bidang II oleh Dr. Mairawita, M.Si.. Keduanya memaparkan capaian kinerja tahun 2025 di bidang masing-masing dan menyampaikan rencana kegiatan strategis untuk tahun 2026.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta. Selanjutnya, Departemen Matematika dan Sains Data yang diwakili oleh Prof. Dr. Dodi Devianto turut menyampaikan laporan realisasi kerja tahun 2025 serta rencana kegiatan tahun 2026.
Pada hari kedua, sesi dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing departemen.
Turut hadir dan memberikan laporan, Dr. Syukri (Ketua Departemen Kimia), Dr. Dedi Mardiansyah (Ketua Prodi S1 Departemen Fisika), dan Prof. Dr. Henny Herwina (Ketua Departemen Biologi). Masing-masing menyampaikan evaluasi capaian kerja tahun 2025, rencana program kegiatan tahun 2026, serta tantangan dan peluang pengembangan ke depan.
Usai sesi pemaparan dan diskusi, kegiatan berlanjut pada penyusunan rencana kerja fakultas dan departemen tahun 2026, serta perumusan hasil akhir program prioritas FMIPA UNAND. Hasil rumusan tersebut kemudian disampaikan oleh Dekan FMIPA UNAND didampingi Wakil Dekan I dan II.
Dalam penyampaian hasil raker, Prof. Mai Efdi menekankan kembali pentingnya keselarasan program fakultas dan departemen dengan tujuan strategis universitas, khususnya dalam peningkatan kinerja tridharma perguruan tinggi. Beliau juga mengingatkan agar setiap departemen memperkuat budaya kerja berbasis evaluasi dan kolaborasi lintas bidang.
Selain itu, beliau menyampaikan bahwa seluruh departemen di lingkungan FMIPA UNAND diharapkan dapat melampirkan data dukung Indikator Kinerja Utama (IKU) serta Indikator Kinerja Sasaran Strategis (IKSS) pada awal Desember 2025, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung akuntabilitas dan peningkatan mutu berkelanjutan.
Rapat kerja ditutup dengan semangat baru untuk melanjutkan langkah strategis menuju pencapaian visi besar FMIPA UNAND 2045.

Padang, 20 September 2025 – Suasana Auditorium Politeknik Negeri Padang pada Sabtu, 20 September 2025, penuh khidmat ketika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas menggelar Wisuda IV. Sebanyak 202 wisudawan resmi dikukuhkan pada kesempatan tersebut, jumlah yang terbilang lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya. Dari total itu, Program Studi Biologi meluluskan 45 sarjana, 10 magister, dan 2 doktor; Kimia melepas 49 sarjana, 10 magister, dan 1 doktor; Fisika meluluskan 44 sarjana dan 4 magister; sementara Matematika dan Sains Data menyumbang 34 sarjana dan 3 magister.
Momen wisuda kali ini sejumlah wisudawan berhasil menorehkan prestasi akademik gemilang dengan hadirnya lulusan terbaik. Dari Biologi, Riris Srikandi Mahardika berhasil meraih IPK 3,95 dengan masa studi 4 tahun 1 bulan. Dari Matematika dan Sains Data, Nur Asyifa Khaylana Putri menyelesaikan studinya dalam 3 tahun 11 bulan dengan IPK 3,84, sementara dari Fisika ada Fitdhia Al Ayunanda dengan IPK 3,81 dalam masa studi yang sama. Dari Kimia, Nurhasni tampil gemilang dengan IPK 3,89. Catatan prestasi spektakuler juga ditorehkan oleh Jamaluddin Ashari, S.Pd dari Matematika dan Sains Data meraih IPK 3,96 dengan masa studi 1 tahun 7 bulan serta Muhammad Azli Ritonga, S.Si., M.Si. dari Biologi meraih IPK 4 dengan masa studi 2 tahun.
Selain itu, penghargaan Bintang Aktivis Berprestasi turut disematkan kepada 16 mahasiswa dari berbagai program studi yang aktif menghidupkan dinamika kampus melalui organisasi dan kontribusi sosial. Mereka adalah Riris Srikandi Mahardika (Biologi), Robi Maulana Butar-Butar (Matematika dan Sains Data), Herviyana (Fisika), Muhammad Hamdi Ibrahim (Biologi), Layla Azzahra (Biologi), Muhammad Ash Shadiq (Kimia), Nia Dwi Elvira (Matematika dan Sains Data), Muhammad Ikhsan Thalib (Kimia), Annisa Khairini (Fisika), Yuliannisa Eka Putri (Fisika), Aisyah Rahma Dwitami (Kimia), Fikri Mulyana Setiawan (Matematika dan Sains Data), Sona Ayu Pratiwi (Kimia), Fadilatul Rahmi Putri (Biologi), Nur Asyifa Khaylana Putri (Matematika dan Sains Data), serta Nurhasni (Kimia).
Dalam sambutan mewakili para wisudawan, Riris Srikandi Mahardika menyampaikan kesan mendalam atas perjalanan panjang menuju hari kelulusan. “Saya sering berpikir ini semua kapan ya selesainya, bisa tidak ya selesai dengan hasil yang baik. Hari wisuda dulu terasa seperti sesuatu yang jauh, namun hari ini kita membuktikan bahwa perjuangan tidak pernah sia-sia. Malam-malam panjang di depan laptop, masa tunggu di lorong dosen, dan eksperimen di laboratorium menjadi saksi ketekunan kita,” ungkapnya dengan penuh haru. Riris juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kepedulian sosial di tengah krisis kejujuran dan tragedi kemanusiaan global. “Perubahan besar tidak lahir dari gelar, tetapi dari karakter. Mari kita bawa integritas dalam setiap langkah, serta jangan pernah meremehkan kekuatan empati,” tambahnya, sembari memberikan apresiasi kepada dosen, orang tua, dan seluruh rekan seperjuangan.
Sementara itu, Nisfwan, S.Si. selaku perwakilan Ikatan Alumni FMIPA UNAND menekankan pentingnya kolaborasi antar sesama alumni dalam menghadapi dunia kerja yang kian menantang. Ia berpesan agar para lulusan tidak cepat menyerah, berani memulai dari langkah kecil, serta selalu menjaga silaturahmi dengan almamater. “Toga ini bukan tanda selesai, tetapi awal perjalanan. Jangan lupa bahwa restu orang tua dan bimbingan dosen adalah fondasi utama keberhasilan kita. Mari berinovasi, saling berbagi informasi, dan bersama-sama menciptakan lapangan kerja,” ucapnya.
Acara wisuda juga diwarnai sambutan penuh motivasi dari Wakil Dekan I, Prof. Admi Nazra, yang menegaskan bahwa gelar akademik hanyalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada penerima penghargaan akademik maupun Bintang Aktivis Berprestasi, sembari mengingatkan bahwa integritas adalah pondasi utama dalam mengamalkan ilmu. “Ilmu tanpa akhlak akan kehilangan makna. Jadilah agen perubahan di masyarakat, pelopor yang membawa gagasan dan solusi, serta generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan global,” pesannya.
Wisuda ditutup dengan foto bersama yang menjadi penanda perjalanan baru para lulusan FMIPA UNAND untuk menebar manfaat dan mengukir kontribusi di tengah masyarakat. Wisuda kali ini juga dihadiri oleh para orang tua/wali wisudawan/ti, dosen, staf FMIPA Universitas Andalas, dan Alumni FMIPA Universitas Andalas.


Padang, 24 September 2025 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas kembali melaksanakan MIPA Academic Talk Series edisi ke-21 pada Rabu (24/9), pukul 13.30–16.00 WIB. Acara yang digelar secara rutin setiap bulan ini menghadirkan narasumber dari luar negeri, yakni Dr. Yogi Ahmad Erlangga, Associate Professor pada Department of Mathematics and Statistics, Zayed University, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Diskusi akademik kali ini mengangkat tema menarik: “Time Parallelism”, dengan moderator Dr. Mahdhivan Syafwan, dosen Matematika FMIPA UNAND.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FMIPA UNAND, Prof. Admi Nazra, menyampaikan bahwa agenda Academic Talk merupakan forum akademik yang telah berjalan secara konsisten selama 2–3 tahun terakhir. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam memperluas wawasan lintas bidang serta memperkuat jaringan akademik, baik dengan narasumber dalam negeri maupun luar negeri.
“Tahun ini FMIPA UNAND merayakan Lustrum XIV atau ulang tahun ke-70. Momentum ini juga kita isi dengan menghadirkan pembicara internasional dari berbagai universitas luar negeri. Kali ini, kita berkesempatan mendengar langsung paparan dari Bapak Yogi Ahmad Erlangga di bidang matematika. Semoga acara ini memberi manfaat besar untuk memperkaya pengetahuan dan penelitian kita,” ujar Prof. Admi.
Pada sesi inti, Dr. Yogi membahas bagaimana parallelization in space sudah menjadi praktik umum dalam menyelesaikan persoalan besar, khususnya Initial Boundary Value Problems (IBVPs) atau masalah-masalah yang tidak berkembang seiring waktu. Namun, yang menjadi tantangan adalah bagaimana memperlakukan waktu, karena secara alami evolusi perhitungan dimulai dari masa lalu menuju masa kini, lalu ke masa depan.
Dr. Yogi menjelaskan bahwa konsep Time Parallelism berupaya menjawab tantangan ini, dengan mengibaratkan pembagian kerja di sebuah lahan pertanian: setiap petani menggarap satu bagian tertentu secara paralel. Ia menekankan bahwa dalam konteks matematika, terdapat kondisi stabilitas yang harus diperhatikan agar perhitungan di masa depan tetap relevan dengan kondisi saat ini.
Di akhir pemaparannya, Dr. Yogi menyampaikan harapannya: “Saya berharap metode yang saya paparkan ini dapat memberi inspirasi. Untuk setiap persamaan yang saya singgung, semoga dapat memantik rasa ingin tahu Anda terhadap matematika yang tersembunyi di baliknya. Dan untuk persamaan yang saya tampilkan, semoga menginspirasi Anda mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan terbuka dalam domain parallel-in-time.”
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber, yang semakin memperkaya diskusi. Acara ini dihadiri oleh 73 peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta akademisi dari berbagai universitas. Dengan terlaksananya kegiatan ini, FMIPA UNAND semakin menegaskan perannya sebagai ruang ilmiah yang terbuka untuk pertukaran gagasan lintas disiplin dan lintas negara.
