Fakultas MIPA | Universitas Andalas
Fakultas MIPA | Universitas Andalas

24 Februari 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam FMIPA Universitas Andalas kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa unggul melalui pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Calon Mentor Kegiatan Mentoring Karakter Prestatif. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 10.00–15.00 WIB di Plaza FMIPA UNAND.
Sebanyak 42 calon mentor mengikuti pelatihan yang dirancang sebagai langkah awal penguatan peran mentor dalam mendampingi mahasiswa baru. Program ini bertujuan membentuk karakter unggul sekaligus mendorong capaian prestasi akademik maupun non-akademik mahasiswa baru FMIPA.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FMIPA UNAND, Prof. Dr. Admi Nazra, menegaskan pentingnya pembinaan karakter sebagai fondasi kesuksesan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan akademik harus berjalan seiring dengan kematangan karakter.
“Mentoring ini bukan sekadar program pendampingan, tetapi investasi jangka panjang untuk membentuk mahasiswa yang berintegritas, disiplin, dan berdaya saing. Karakter yang kuat akan menjadi pondasi utama dalam meraih prestasi dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya saat membuka acara.
Program Mentoring Karakter Prestatif dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa dalam membentuk, menjaga, dan membiasakan diri dengan karakter yang baik serta budaya berprestasi. Program ini mengadopsi konsep dari visi Universitas Andalas yaitu “Untuk Kedjajaan Bangsa”, nilai karakter SEJATI, Grand Design Pengembangan Diri dan Karir Mahasiswa FMIPA, serta pemikiran dari buku The 7 Habits of Highly Effective People dan The Leader of Leaders. Melalui pendekatan tersebut, program diharapkan mampu melahirkan lulusan yang siap berkontribusi bagi kejayaan bangsa dan mampu menempati posisi terbaik dalam studi, dunia kerja, maupun kewirausahaan.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mendalam mengenai konsep dan teknis pelaksanaan Mentoring Karakter Prestatif. Para peserta diberikan gambaran komprehensif mengenai peran, tanggung jawab, serta strategi pendampingan yang efektif.
Materi pertama disampaikan oleh Dr. Feriska Handayani Irka (dosen departemen Fisika, Universitas Andalas) yang membahas tentang implementasi 7 Habits dalam kehidupan mahasiswa. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kebiasaan proaktif, manajemen waktu, serta kemampuan membangun relasi yang efektif sebagai bekal utama menjadi mentor inspiratif.
Materi kedua dibawakan oleh Herlambang Tinasih Gusti, SP, CT (profesional self-improvement trainer bersertifikat BNSP RI, speaker, dan founder Lingkar Juara) dengan tema Mengenal Diri. Sesi ini mengajak peserta memahami potensi, nilai diri, serta gaya kepemimpinan masing-masing agar mampu mendampingi mahasiswa baru secara empatik dan tepat sasaran.
Kegiatan berlangsung dinamis dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Para calon mentor aktif berbagi pandangan serta pengalaman, menciptakan suasana pelatihan yang partisipatif dan reflektif.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menyukseskan Mentoring Karakter Prestatif di lingkungan FMIPA UNAND.
Dengan terselenggaranya ToT ini, FMIPA UNAND optimis para mentor yang terpilih akan menjadi motor penggerak pembentukan karakter dan budaya prestasi di kalangan mahasiswa baru, sejalan dengan semangat “Untuk Kedjajaan Bangsa.”



Padang, 4 Februari 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas kembali menyelenggarakan MIPA Academic Talk Series ke-23 pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, berpusat di Plaza FMIPA Universitas Andalas dan terhubung secara daring melalui Zoom Meeting. Acara ini diikuti oleh 75 peserta yang berasal dari berbagai universitas.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Mai Efdi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya topik yang diangkat dalam forum ilmiah ini. “Tema-tema ini sengaja diangkat karena relevan dengan perkembangan teknologi global saat ini. Saya berharap diskusi ini menghasilkan tindak lanjut nyata untuk memperkuat kerja sama FMIPA Universitas Andalas dengan Faculty of Science & Technology, Universiti Kebangsaan Malaysia,” ujarnya.
Sesi pertama dimoderatori oleh Prof. Dr. Eng. Yulia Eka Putri, dosen Kimia FMIPA Universitas Andalas. Narasumber pertama, Prof. Dr. Mohamad Bin Deraman dari Faculty of Science & Technology, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), memaparkan materi bertajuk “Supercapacitor Research in ASEAN Countries”. Dalam paparannya, ia menjelaskan perkembangan riset superkapasitor di kawasan ASEAN serta tantangan utama yang dihadapi, antara lain rendahnya densitas energi pada superkapasitor berbasis karbon komersial, keterbatasan jendela tegangan operasi, serta hambatan komersialisasi dalam skala besar. Narasumber kedua pada sesi pertama adalah Dr. Haris Hafizal bin Abd Hamid dari Faculty of Science & Technology, UKM, yang membawakan topik “Laboratory Secretariat and Instrumentation (SMI) – Laboratory Management at the Faculty of Science and Technology, UKM”. Materi ini menyoroti sistem manajemen laboratorium dan pengelolaan instrumentasi yang diterapkan di UKM. Sesi pertama ditutup dengan diskusi dan tanya jawab interaktif bersama peserta.
Sesi kedua dimoderatori oleh Dr. Afdhal Muttaqin, dosen Fisika FMIPA Universitas Andalas. Narasumber pertama, Assoc. Prof. Dr. Nazlina Binti Ibrahim dari Faculty of Science & Technology, UKM, memaparkan peluang kerja sama riset serta supervisi pascasarjana antara FMIPA Universitas Andalas dan UKM melalui topik “Opportunities for Research Collaboration and Postgraduate Supervision at the Faculty of Science and Technology, UKM”. Selanjutnya, Assoc. Prof. Dr. Rosmina Binti Jaafar dari Faculty of Engineering & Built Environment, UKM, menyampaikan materi “Fintech and Preparation for Facing Today’s Economy”. Ia menjelaskan peran fintech dalam perekonomian modern, dengan kesimpulan utama antara lain meningkatkan kebolehcapaian investasi, memperkuat disiplin dan perencanaan keuangan, mengurangi ketergantungan pada instrumen tradisional, memungkinkan pengawasan investasi secara daring, serta mendukung daya tahan keuangan individu.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cendera mata antara FMIPA Universitas Andalas dan Universiti Kebangsaan Malaysia, serta sesi foto bersama sebagai simbol penguatan hubungan akademik antar kedua institusi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kolaborasi riset dan pengembangan akademik yang berkelanjutan di tingkat regional maupun internasional.
