31 Maret 2026 — Suasana penuh kehangatan dan nostalgia menyelimuti Plaza Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas pada Sabtu, 28 Maret 2026. Lebih dari 70 alumni Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (FIPIA) angkatan 1962–1982 berkumpul dalam Reuni Akbar yang mengusung tema “Lapeh Taragak” atau melepas rindu dalam bahasa Minangkabau.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum mengenang perjalanan panjang para alumni yang pernah menempuh pendidikan di FIPIA, cikal bakal FMIPA Universitas Andalas. Canda, tawa, dan cerita masa lalu mewarnai pertemuan yang sarat makna tersebut.

Acara juga turut dihadiri oleh civitas akademika FMIPA Universitas Andalas, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap terjalinnya hubungan erat antara kampus dan para alumni lintas generasi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FMIPA Universitas Andalas, Prof. Admi Nazra, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung perkembangan institusi.

“Reuni ini bukan hanya sekadar temu kangen, tetapi juga menjadi wadah memperkuat jejaring dan kontribusi alumni bagi kemajuan FMIPA ke depan. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran para alumni senior menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.

Dengan terselenggaranya Reuni Akbar ini, diharapkan hubungan emosional antara alumni dan almamater semakin erat, serta membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang di masa mendatang. Tema “Lapeh Taragak” pun terasa begitu relevan, menjadi simbol pelepas rindu yang telah lama terpendam di antara para alumni lintas generasi.

31 Maret 2026 — Ikatan Alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas (IKA FMIPA UNAND) sukses menggelar kegiatan Silaturahmi Akbar sekaligus pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas (DPP IKA FMIPA UNAND) periode 2025–2029 pada Rabu, 25 Maret 2026 di Hotel Truntum Padang.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 210 peserta yang merupakan alumni FMIPA Universitas Andalas dari berbagai angkatan, mulai dari tahun 1964 hingga lulusan terbaru. Kehadiran lintas generasi ini mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan di antara alumni FMIPA UNAND.

Prosesi pelantikan pengurus DPP IKA FMIPA UNAND periode 2025–2029 dilaksanakan secara resmi oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Universitas Andalas yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Ketua Umum I. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi,Ph.D., DPD IKA UNAND, serta civitas akademika FMIPA UNAND.

Ketua IKA FMIPA UNAND, Dr. Jekvy Hendra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa salah satu program utama kepengurusan ke depan adalah pengumpulan database alumni FMIPA secara terstruktur. Ia mengungkapkan bahwa jumlah alumni FMIPA UNAND saat ini telah mencapai sekitar 10 ribu orang.

“Pendataan ini bertujuan untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi antar alumni. Selain itu, dalam waktu dekat kami juga akan meluncurkan website alumni FMIPA UNAND sebagai wadah informasi dan konektivitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Jekvy Hendra menjelaskan bahwa program pendataan alumni ini juga diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas, termasuk akses magang dan kerja sama dengan berbagai sektor, seperti perusahaan BUMN, BUMD, maupun swasta. Dengan demikian, alumni FMIPA UNAND dapat saling terhubung dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan karier sesama alumni.

Tidak hanya itu, kepengurusan baru juga tengah merancang program dana abadi yang akan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama dan kemaslahatan alumni. Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat keberlanjutan organisasi serta memberikan dampak jangka panjang.

Melalui kegiatan silaturahmi dan pelantikan ini, diharapkan IKA FMIPA UNAND semakin solid dan mampu menjadi wadah kolaborasi yang produktif. Ke depan, sinergi antara alumni, institusi, dan berbagai pihak diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung kemajuan FMIPA Universitas Andalas serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

24 Februari 2026 – Fakultas  Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam FMIPA Universitas Andalas kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa unggul melalui pelaksanaan Training of Trainers (ToT) Calon Mentor Kegiatan Mentoring Karakter Prestatif. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 10.00–15.00 WIB di Plaza FMIPA UNAND.

Sebanyak 42 calon mentor mengikuti pelatihan yang dirancang sebagai langkah awal penguatan peran mentor dalam mendampingi mahasiswa baru. Program ini bertujuan membentuk karakter unggul sekaligus mendorong capaian prestasi akademik maupun non-akademik mahasiswa baru FMIPA.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FMIPA UNAND, Prof. Dr. Admi Nazra, menegaskan pentingnya pembinaan karakter sebagai fondasi kesuksesan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan akademik harus berjalan seiring dengan kematangan karakter.

“Mentoring ini bukan sekadar program pendampingan, tetapi investasi jangka panjang untuk membentuk mahasiswa yang berintegritas, disiplin, dan berdaya saing. Karakter yang kuat akan menjadi pondasi utama dalam meraih prestasi dan berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya saat membuka acara.

Program Mentoring Karakter Prestatif dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa dalam membentuk, menjaga, dan membiasakan diri dengan karakter yang baik serta budaya berprestasi. Program ini mengadopsi konsep dari visi Universitas Andalas yaitu “Untuk Kedjajaan Bangsa”, nilai karakter SEJATI, Grand Design Pengembangan Diri dan Karir Mahasiswa FMIPA, serta pemikiran dari buku The 7 Habits of Highly Effective People dan The Leader of Leaders. Melalui pendekatan tersebut, program diharapkan mampu melahirkan lulusan yang siap berkontribusi bagi kejayaan bangsa dan mampu menempati posisi terbaik dalam studi, dunia kerja, maupun kewirausahaan.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mendalam mengenai konsep dan teknis pelaksanaan Mentoring Karakter Prestatif. Para peserta diberikan gambaran komprehensif mengenai peran, tanggung jawab, serta strategi pendampingan yang efektif.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Feriska Handayani Irka (dosen departemen Fisika, Universitas Andalas) yang membahas tentang implementasi 7 Habits dalam kehidupan mahasiswa. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kebiasaan proaktif, manajemen waktu, serta kemampuan membangun relasi yang efektif sebagai bekal utama menjadi mentor inspiratif.

Materi kedua dibawakan oleh Herlambang Tinasih Gusti, SP, CT (profesional self-improvement trainer bersertifikat BNSP RI, speaker, dan founder Lingkar Juara) dengan tema Mengenal Diri. Sesi ini mengajak peserta memahami potensi, nilai diri, serta gaya kepemimpinan masing-masing agar mampu mendampingi mahasiswa baru secara empatik dan tepat sasaran.

Kegiatan berlangsung dinamis dengan diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Para calon mentor aktif berbagi pandangan serta pengalaman, menciptakan suasana pelatihan yang partisipatif dan reflektif.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menyukseskan Mentoring Karakter Prestatif di lingkungan FMIPA UNAND.

Dengan terselenggaranya ToT ini, FMIPA UNAND optimis para mentor yang terpilih akan menjadi motor penggerak pembentukan karakter dan budaya prestasi di kalangan mahasiswa baru, sejalan dengan semangat “Untuk Kedjajaan Bangsa.”

Padang, 4 Februari 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas kembali menyelenggarakan MIPA Academic Talk Series ke-23 pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 09.00–12.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, berpusat di Plaza FMIPA Universitas Andalas dan terhubung secara daring melalui Zoom Meeting. Acara ini diikuti oleh 75 peserta yang berasal dari berbagai universitas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Mai Efdi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya topik yang diangkat dalam forum ilmiah ini. “Tema-tema ini sengaja diangkat karena relevan dengan perkembangan teknologi global saat ini. Saya berharap diskusi ini menghasilkan tindak lanjut nyata untuk memperkuat kerja sama FMIPA Universitas Andalas dengan Faculty of Science & Technology, Universiti Kebangsaan Malaysia,” ujarnya.

Sesi pertama dimoderatori oleh Prof. Dr. Eng. Yulia Eka Putri, dosen Kimia FMIPA Universitas Andalas. Narasumber pertama, Prof. Dr. Mohamad Bin Deraman dari Faculty of Science & Technology, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), memaparkan materi bertajuk “Supercapacitor Research in ASEAN Countries”. Dalam paparannya, ia menjelaskan perkembangan riset superkapasitor di kawasan ASEAN serta tantangan utama yang dihadapi, antara lain rendahnya densitas energi pada superkapasitor berbasis karbon komersial, keterbatasan jendela tegangan operasi, serta hambatan komersialisasi dalam skala besar. Narasumber kedua pada sesi pertama adalah Dr. Haris Hafizal bin Abd Hamid dari Faculty of Science & Technology, UKM, yang membawakan topik “Laboratory Secretariat and Instrumentation (SMI) – Laboratory Management at the Faculty of Science and Technology, UKM”. Materi ini menyoroti sistem manajemen laboratorium dan pengelolaan instrumentasi yang diterapkan di UKM. Sesi pertama ditutup dengan diskusi dan tanya jawab interaktif bersama peserta.

Sesi kedua dimoderatori oleh Dr. Afdhal Muttaqin, dosen Fisika FMIPA Universitas Andalas. Narasumber pertama, Assoc. Prof. Dr. Nazlina Binti Ibrahim dari Faculty of Science & Technology, UKM, memaparkan peluang kerja sama riset serta supervisi pascasarjana antara FMIPA Universitas Andalas dan UKM melalui topik “Opportunities for Research Collaboration and Postgraduate Supervision at the Faculty of Science and Technology, UKM”. Selanjutnya, Assoc. Prof. Dr. Rosmina Binti Jaafar dari Faculty of Engineering & Built Environment, UKM, menyampaikan materi “Fintech and Preparation for Facing Today’s Economy”. Ia menjelaskan peran fintech dalam perekonomian modern, dengan kesimpulan utama antara lain meningkatkan kebolehcapaian investasi, memperkuat disiplin dan perencanaan keuangan, mengurangi ketergantungan pada instrumen tradisional, memungkinkan pengawasan investasi secara daring, serta mendukung daya tahan keuangan individu.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cendera mata antara FMIPA Universitas Andalas dan Universiti Kebangsaan Malaysia, serta sesi foto bersama sebagai simbol penguatan hubungan akademik antar kedua institusi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kolaborasi riset dan pengembangan akademik yang berkelanjutan di tingkat regional maupun internasional.

Padang, 15 Januari 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Andalas X-Plorer 2026 yang diselenggarakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Auditorium Universitas Andalas. Kegiatan ini mengusung tema “Explore Your Passion, Find Your Future with Universitas Andalas” dan diikuti oleh siswa SMA/SMK se-Sumatera Barat.

Kegiatan diawali dengan parade seluruh fakultas di lingkungan Universitas Andalas yang menampilkan keunggulan masing-masing fakultas, kemudian dilanjutkan dengan Expo Fakultas. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh gambaran langsung mengenai dunia perkuliahan, pilihan program studi, serta peluang pengembangan diri di perguruan tinggi.

Stan FMIPA Universitas Andalas menjadi salah satu stan yang ramai dikunjungi peserta. Tercatat sebanyak 116 siswa/i mengunjungi stan FMIPA untuk memperoleh informasi seputar bidang sains, program studi, serta prospek studi dan karier di masa depan.

Eksplorasi Dunia Sains di Stan FMIPA

Dalam kegiatan ini, FMIPA UNAND memperkenalkan lima program studi sarjana, yaitu Matematika, Statistika dan Sains Data, Fisika, Kimia, dan Biologi. Masing-masing program studi menampilkan berbagai bentuk kegiatan edukatif dan interaktif yang dirancang untuk menarik minat siswa terhadap ilmu pengetahuan alam.

Program Studi Kimia menampilkan berbagai produk hasil eksperimen serta demonstrasi sederhana yang memperlihatkan penerapan konsep kimia dalam kehidupan sehari-hari.
Program Studi Biologi menghadirkan pengenalan keanekaragaman hayati melalui media pembelajaran dan spesimen edukatif. Program Studi Fisika menampilkan eksperimen alat peraga serta simulasi konsep fisika yang aplikatif dan menarik.
Sementara itu, Matematika dan Sains Data menghadirkan aktivitas interaktif seperti permainan logika, statistika, dan pemodelan matematika yang memperkenalkan penerapan matematika dalam dunia nyata.

Selain itu, stan FMIPA juga menampilkan berbagai media informasi fakultas, model pembelajaran, serta materi promosi yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kehidupan akademik di FMIPA Universitas Andalas.

Talkshow Inspiratif dan Apresiasi

Kegiatan Andalas X-Plorer 2026 turut dimeriahkan dengan sesi talkshow inspiratif yang menghadirkan narasumber mahasiswa berprestasi Universitas Andalas. Melalui sesi ini, para siswa mendapatkan motivasi serta gambaran nyata mengenai perjalanan studi, pengembangan diri, dan peluang berprestasi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Andalas X-Plorer menjadi wadah strategis dalam membantu siswa mengenal dunia kampus sekaligus menentukan arah pendidikan lanjutan sesuai minat dan potensi masing-masing.

Komitmen FMIPA dalam Edukasi dan Promosi Sains

Melalui partisipasi dalam Andalas X-Plorer 2026, FMIPA Universitas Andalas menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi sains, memperkenalkan keunggulan program studi, serta memberikan gambaran nyata tentang kehidupan akademik di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukatif yang inspiratif bagi para siswa SMA/SMK serta mendorong lahirnya generasi muda yang tertarik untuk berkarier di bidang sains dan teknologi.

 

 

27 Desember 2025 — Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Jumat 26 Desember 2025, bertempat di halaman Penginapan Nuansa Alam Limau Manis, Kecamatan pauh Padang. Mitra sasaran dari kegiatan ini adalah belasan warga Simpang Pasia, Kecamatan Pauh. Semua warga yang hadir adalah Masyarakat terdampak musibah banjir, seperti kehilangan rumah dan harta benda serta juga tempat dan barang barang yang menjadi bagian utama dari mata pencaharian.

Ibu Nia dan suaminya telah kehilangan toko tempat ia berjualan , begitu juga bengkel suaminya. Sementara Ibu Heni adalah seorang penjual jamu motor yang mana berbagai peralatan olahan untuk berjualan jamunya ikut hanyut terbawa air.  Warga lainnya bapak Ilham kehilangan semua alat  untuk usaha kue basah yang dikelolanya.

Acara pelatihan ini diawali dengan pengantar dan tujuan diadakannya kegiatan ini oleh Team Dosen UNAND yang disampaikan  oleh Prof Dr. Henny Herwina dari departemen Biologi, bahwa selain sandang dan pangan, warga juga memerlukan pendampingan untuk bangkit secara ekonomi yang sangat terganggu karena adanya musibah Banjir Bandang pada akhir November 2025.

Sambutan Prof Ramadhani Ekaputra dari SITH ITB sebagai Ketua team pengabdi kolaborasi 4 Universitas (ITB, UNAND, UIN Sunan Gunung jati dan UNP) menjelaskan bahwa ITB ingin hadir memanfaatkan berbagai teknologi tepat guna dan peranan berbagai fakultas multidisplin, untuk membantu Sumatera Barat. Sambutan dan Pembukaan acara secara resmi dari pimpinan UNAND disampaikan oleh Sekretaris Universitas Andalas Dr. Aidinil Zetra yang sangat mendukung adanya bentuk pengabdian kolaborasi dan berkelanjutan yang diupayakan untuk mendampingi  langsung warga terdampak bencana, yang merupakan bentuk pendampingan yang akan sangat dibutuhkan warga terdampak

Pelatihan yang diberikan dalam bentuk inspirasi memproduksi jajanan sederhana berbiaya murah dihadirkan bagi warga dengam berkolaborasi dengan Bundo Kanduang  Provinsi  Sumbar dan Galeri Materilinial dengan Chef utama Bundo Medios, dihadiri juga oleh Ketua Galeri Materilinial BK Provinsi Sumbar Bundo Yennovita, Bundo Diah, Bundo Nita dan Bundo Nel. Setelah pelatihan, selain menikmati hasil masakan sendiri, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemyerahan Donasi berupai Dana cash dari Ikatan Keluarga Minangkabau di  Qatar bagi warga terdampak banjir di Sumatera barat yang hadir, Donasi  pakaian dan mukena baru dari Dr. Ida Kinasih dan Prof Rama, dan yang paling membuat suasana cair dan penuh semangat adalah donasi madu sachet siap konsumsi  dari Asosiasi

Perlebahan Indonesia yang disampaikan melalui APIDA SUMBAR. Kegiatan juga terlaksana dengan panitia utama SiMADA volunteer (Sinergi Mahasiswa Dosen dan Alumni), didukung juga oleh Mahasiswa Departemen Biologi FMIPA UNAND yang mengambil  Matakuliah Budidaya Lebah Madu. Kegiatan ini juga dapat terlaksana dengan nyaman dan menyenangkan berkat dukungan penuh dari penginapan Nuansa Alam yg menyediakan tempat berupa halaman yg disulap menjadi sekolah alam  dan fasilitas tempat untuk praktek memasak langsung bagi peserta dan relawan, serta full support dari staff Nuansa Alam yang ramah dan penuh semangat.

 

21 Desember 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas melaksanakan program FMIPA Peduli Bencana sebagai bagian dari Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema PKM-MNM Batch II. Kegiatan tanggap darurat tersebut digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Brandon, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

Program ini difokuskan pada pendampingan masyarakat terdampak bencana, dengan penekanan pada pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak. Tema yang diangkat adalah “Pendekatan AVATAR (Tanah, Air, Udara, Api) untuk Pendampingan Psikologis”, yang diterapkan melalui metode edukatif dan interaktif sesuai dengan kondisi lapangan.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya menerapkan ilmu pengetahuan dan nilai kepedulian sosial secara langsung di tengah masyarakat terdampak.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Mai Efdi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab institusional.

“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan dan riset, tetapi juga melalui aksi nyata saat terjadi kondisi darurat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi proses pemulihan masyarakat,” kata Prof. Mai Efdi.

Ketua Pelaksana kegiatan, Budi Rudianto, M.Si., menyampaikan bahwa program FMIPA Peduli Bencana merupakan bentuk respon cepat sivitas akademika FMIPA Universitas Andalas terhadap kondisi darurat di Kampung Lapai. Ia berharap kegiatan pendampingan, khususnya bagi anak-anak, dapat membantu proses pemulihan psikologis masyarakat pascabencana.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian sivitas akademika FMIPA Universitas Andalas.

“Kami menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan FMIPA Universitas Andalas dalam membantu masyarakat Kampung Lapai. Pendampingan yang diberikan, terutama kepada anak-anak, sangat dibutuhkan dalam situasi pascabencana,” ujarnya.

Usai sambutan, dilakukan penyerahan bantuan FMIPA Peduli Bencana kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan program Belajar Sambil Bermain yang ditujukan bagi anak-anak. Kegiatan pendampingan psikologis ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa FMIPA Universitas Andalas melalui permainan edukatif dan aktivitas kreatif untuk membantu mengurangi trauma serta memulihkan kondisi psikososial anak.

Kegiatan FMIPA Peduli Bencana ini diharapkan dapat mendukung proses pemulihan masyarakat Kampung Lapai serta memperkuat peran FMIPA Universitas Andalas dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan dan kepedulian sosial.

 

 

Jum'at, 5 Desember 2025 — FMIPA Universitas Andalas menggelar Pelatihan Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Etik yang menghadirkan narasumber dari Komisi Etik Universitas Andalas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 4 Desember 2025 di Ruang Sidang Dekanat Lantai II FMIPA UNAND dan dihadiri oleh Tim Komisi Etik FMIPA.

Pelatihan ini digelar untuk memperkuat pelaksanaan Peraturan Rektor Universitas Andalas Nomor 25 Tahun 2022 tentang Kode Etik Dosen dan Mahasiswa. Dalam aturan tersebut, Tim Komisi Etik FMIPA bertugas memeriksa dugaan pelanggaran etik, memberikan rekomendasi kepada Dekan terkait penolakan laporan atau rehabilitasi nama baik, serta menyusun rekomendasi sanksi etik bagi pihak yang terbukti melanggar. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kompetensi tim agar penanganan kasus etik dapat dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA UNAND, Prof. Mai Efdi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai tata kelola etik di lingkungan kampus. “Komisi Etik memegang peran sentral dalam menjaga marwah akademik. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan ketajaman analisis, ketelitian, serta objektivitas dalam menangani setiap laporan kasus etik,” ujar Prof. Mai

Memasuki sesi materi, materi pertama disampaikan oleh Dr. Edita Elda, S.H., M.H., yang mengupas tuntas Teknik Investigasi dari Aspek Hukum. Ia menjelaskan pentingnya kerangka hukum, metode penelusuran bukti, dan sanksi etik yang harus diperhatikan dalam proses investigasi.

Sesi kedua menghadirkan Septi Mayang Sarry, M.Psi., dengan materi Teknik Investigasi dari Aspek Psikologi Forensik. Dalam paparannya, Septi menyoroti aspek psikis dalam pemeriksaan, pendekatan wawancara, serta indikator perilaku yang relevan dalam penyelidikan kasus etik.

Materi ketiga disampaikan oleh dr. Noverika Windasari, Sp.F., yang membahas Persiapan Dokumen dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Ia menegaskan bahwa penyusunan dokumen yang sistematis, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi penting dalam proses pemeriksaan etik.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta, diikuti dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya rangkaian pelatihan.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan Tim Komisi Etik FMIPA UNAND semakin memahami langkah-langkah profesional dalam menangani dugaan pelanggaran etik sehingga dapat menjaga marwah dan integritas akademik di lingkungan fakultas.

Padang, 4 Desember 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas kembali menyelenggarakan agenda rutin bulanan MIPA Academic Talk Series 22. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 26 November 2025 pukul 13.30 WIB ini menghadirkan dua narasumber dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Kelompok Keahlian Analisis dan Geometri, yakni Dr. Jalina Widjaja, S.Si., M.Si. dan Drs. Yudi Soeharyadi, M.Si., Ph.D..

Acara berlangsung secara hibrid, bertempat di Ruang Sidang Dekanat Lantai 2 FMIPA UNAND serta melalui Zoom Meeting, dan dimoderatori oleh Dr. Shelvi Ekariani, dosen Matematika UNAND. Sebanyak 79 peserta dari berbagai instansi turut hadir, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga akademisi lintas universitas.

Dalam sambutannya, Wakil dekan I FMIPA, Prof. Admi Nazra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda bulanan yang kali ini diisi oleh bidang matematika. “Terima kasih kepada narasumber. Dengan adanya acara ini, harapannya wawasan kita bisa bertambah. Mari manfaatkan waktu ini,” ujarnya.

Materi pertama dibawakan oleh Dr. Jalina Widjaja, yang memaparkan penggunaan persamaan diferensial waktu tunda dalam memodelkan dinamika supply–demand pada beberapa komoditas. Model ini diuji menggunakan data BPS 2018–2023 untuk daging ayam, telur ayam, dan bensin, dengan simulasi berbasis MATLAB.

Beliau menjelaskan bahwa penentuan waktu tunda dan parameter dilakukan menggunakan metode Particle Swarm Optimization (PSO). Analisis karakteristik data juga dilengkapi dengan pendekatan topological analysis untuk menentukan model yang paling sesuai.

Materi kedua disampaikan oleh Drs. Yudi Soeharyadi, yang memperkenalkan konsep Topological Data Analysis (TDA) sebagai metode untuk melihat struktur tersembunyi dalam data. Ia menjelaskan bahwa TDA memberikan perspektif berbeda dari analisis statistik tradisional karena meninjau pola global data melalui objek topologis.

Beliau menegaskan bahwa TDA bukan menggantikan metode analisis yang ada, melainkan menjadi pelengkap yang mampu memperlihatkan informasi baru yang sebelumnya sulit terdeteksi.

Acara ditutup dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif, diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Setelah sesi tanya jawab, kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Dengan terselenggaranya agenda ini, FMIPA UNAND berharap kegiatan ilmiah bulanan tersebut terus menjadi ruang kolaboratif yang memperkuat budaya akademik dan mendorong pengembangan riset di lingkungan kampus.

 

24 November 2025 — Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Universitas Andalas mengadakan sosialisasi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di kampus pada Jumat (21/11) di Plaza FMIPA UNAND. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa sebagai upaya memperkuat pemahaman bersama mengenai pencegahan kekerasan fisik maupun verbal di lingkungan kampus.

Acara dibuka oleh Dekan FMIPA, Prof. Mai Efdi, yang menekankan pentingnya kewaspadaan seluruh sivitas akademika terhadap berbagai tindakan yang dapat mengarah pada kekerasan. Dalam sambutannya, Prof. Mai mengungkapkan bahwa pemahaman mengenai batasan tindakan yang dapat dikategorikan sebagai kekerasan semakin berkembang dan perlu disosialisasikan secara menyeluruh. Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini sangat penting agar seluruh dosen dan mahasiswa mengenali rambu-rambu tindakan yang tidak boleh dilanggar, sehingga lingkungan fakultas menjadi lebih nyaman, adem, dan harmonis. “Semoga kegiatan ini memberi pencerahan bagi kita semua dan menjadikan FMIPA sebagai fakultas yang nyaman dan saling bersinergi,” tutupnya.

Hadir dari Satgas PPK UNAND yaitu Sari Dewi Hidayani, S.E., M.M.; dr. Noverika Windasari, Sp.F.M.; Dr. Drs. Khairil Anwar, M.Si.; serta M. Jordan perwakilan mahasiswa.

Ketua Satgas PPK UNAND, Dr. Drs. Khairil Anwar, M.Si, membuka sesi materi dengan menjelaskan latar belakang penguatan sosialisasi PPK di lingkungan kampus. Ia menyinggung peristiwa perundungan yang berujung pada kematian mahasiswa di Universitas lain, yang menjadi perhatian serius dunia pendidikan tinggi.

 “Kasus itu mengguncang kita semua. Kejadian tersebut mendorong pimpinan universitas memperluas sosialisasi agar kampus menjadi kawasan aman, sehat, dan bebas kekerasan. Ini adalah keinginan kita bersama sebagai bagian dari civitas akademika UNAND,” tegasnya.

Berikutnya, dr. Noverika Windasari, Sp.F.M., memaparkan materi mengenai pengenalan Satgas PPK UNAND serta definisi dan bentuk-bentuk kekerasan. Ia menjelaskan bahwa kekerasan adalah perbuatan dengan atau tanpa kekuatan fisik yang menimbulkan bahaya bagi badan maupun nyawa.
Adapun enam bentuk kekerasan yang dijelaskan yaitu:

  1. Kekerasan fisik
  2. Kekerasan psikis
  3. Perundungan (bullying)
  4. Kekerasan seksual
  5. Diskriminasi dan intoleransi
  6. Kebijakan yang mengandung kekerasan

Ia juga memberikan berbagai contoh setiap bentuk kekerasan tersebut dan menjelaskan alur penanganan kasus di Satgas PPK UNAND, mulai dari pelaporan hingga tindak lanjut. “Kita harus memiliki persepsi yang sama dalam menghadapi korban. Banyak hal yang justru tidak boleh disampaikan kepada korban agar tidak menimbulkan dampak psikologis tambahan,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber, dosen, dan mahasiswa. Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan FMIPA UNAND sebagai lingkungan akademik yang aman, sehat, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan.