
Padang, 24 September 2025 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas kembali melaksanakan MIPA Academic Talk Series edisi ke-21 pada Rabu (24/9), pukul 13.30–16.00 WIB. Acara yang digelar secara rutin setiap bulan ini menghadirkan narasumber dari luar negeri, yakni Dr. Yogi Ahmad Erlangga, Associate Professor pada Department of Mathematics and Statistics, Zayed University, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Diskusi akademik kali ini mengangkat tema menarik: “Time Parallelism”, dengan moderator Dr. Mahdhivan Syafwan, dosen Matematika FMIPA UNAND.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan I FMIPA UNAND, Prof. Admi Nazra, menyampaikan bahwa agenda Academic Talk merupakan forum akademik yang telah berjalan secara konsisten selama 2–3 tahun terakhir. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam memperluas wawasan lintas bidang serta memperkuat jaringan akademik, baik dengan narasumber dalam negeri maupun luar negeri.
“Tahun ini FMIPA UNAND merayakan Lustrum XIV atau ulang tahun ke-70. Momentum ini juga kita isi dengan menghadirkan pembicara internasional dari berbagai universitas luar negeri. Kali ini, kita berkesempatan mendengar langsung paparan dari Bapak Yogi Ahmad Erlangga di bidang matematika. Semoga acara ini memberi manfaat besar untuk memperkaya pengetahuan dan penelitian kita,” ujar Prof. Admi.
Pada sesi inti, Dr. Yogi membahas bagaimana parallelization in space sudah menjadi praktik umum dalam menyelesaikan persoalan besar, khususnya Initial Boundary Value Problems (IBVPs) atau masalah-masalah yang tidak berkembang seiring waktu. Namun, yang menjadi tantangan adalah bagaimana memperlakukan waktu, karena secara alami evolusi perhitungan dimulai dari masa lalu menuju masa kini, lalu ke masa depan.
Dr. Yogi menjelaskan bahwa konsep Time Parallelism berupaya menjawab tantangan ini, dengan mengibaratkan pembagian kerja di sebuah lahan pertanian: setiap petani menggarap satu bagian tertentu secara paralel. Ia menekankan bahwa dalam konteks matematika, terdapat kondisi stabilitas yang harus diperhatikan agar perhitungan di masa depan tetap relevan dengan kondisi saat ini.
Di akhir pemaparannya, Dr. Yogi menyampaikan harapannya: “Saya berharap metode yang saya paparkan ini dapat memberi inspirasi. Untuk setiap persamaan yang saya singgung, semoga dapat memantik rasa ingin tahu Anda terhadap matematika yang tersembunyi di baliknya. Dan untuk persamaan yang saya tampilkan, semoga menginspirasi Anda mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan terbuka dalam domain parallel-in-time.”
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber, yang semakin memperkaya diskusi. Acara ini dihadiri oleh 73 peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta akademisi dari berbagai universitas. Dengan terlaksananya kegiatan ini, FMIPA UNAND semakin menegaskan perannya sebagai ruang ilmiah yang terbuka untuk pertukaran gagasan lintas disiplin dan lintas negara.










