Fakultas MIPA | Universitas Andalas
Fakultas MIPA | Universitas Andalas

27 Desember 2025 — Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Jumat 26 Desember 2025, bertempat di halaman Penginapan Nuansa Alam Limau Manis, Kecamatan pauh Padang. Mitra sasaran dari kegiatan ini adalah belasan warga Simpang Pasia, Kecamatan Pauh. Semua warga yang hadir adalah Masyarakat terdampak musibah banjir, seperti kehilangan rumah dan harta benda serta juga tempat dan barang barang yang menjadi bagian utama dari mata pencaharian.
Ibu Nia dan suaminya telah kehilangan toko tempat ia berjualan , begitu juga bengkel suaminya. Sementara Ibu Heni adalah seorang penjual jamu motor yang mana berbagai peralatan olahan untuk berjualan jamunya ikut hanyut terbawa air. Warga lainnya bapak Ilham kehilangan semua alat untuk usaha kue basah yang dikelolanya.
Acara pelatihan ini diawali dengan pengantar dan tujuan diadakannya kegiatan ini oleh Team Dosen UNAND yang disampaikan oleh Prof Dr. Henny Herwina dari departemen Biologi, bahwa selain sandang dan pangan, warga juga memerlukan pendampingan untuk bangkit secara ekonomi yang sangat terganggu karena adanya musibah Banjir Bandang pada akhir November 2025.
Sambutan Prof Ramadhani Ekaputra dari SITH ITB sebagai Ketua team pengabdi kolaborasi 4 Universitas (ITB, UNAND, UIN Sunan Gunung jati dan UNP) menjelaskan bahwa ITB ingin hadir memanfaatkan berbagai teknologi tepat guna dan peranan berbagai fakultas multidisplin, untuk membantu Sumatera Barat. Sambutan dan Pembukaan acara secara resmi dari pimpinan UNAND disampaikan oleh Sekretaris Universitas Andalas Dr. Aidinil Zetra yang sangat mendukung adanya bentuk pengabdian kolaborasi dan berkelanjutan yang diupayakan untuk mendampingi langsung warga terdampak bencana, yang merupakan bentuk pendampingan yang akan sangat dibutuhkan warga terdampak
Pelatihan yang diberikan dalam bentuk inspirasi memproduksi jajanan sederhana berbiaya murah dihadirkan bagi warga dengam berkolaborasi dengan Bundo Kanduang Provinsi Sumbar dan Galeri Materilinial dengan Chef utama Bundo Medios, dihadiri juga oleh Ketua Galeri Materilinial BK Provinsi Sumbar Bundo Yennovita, Bundo Diah, Bundo Nita dan Bundo Nel. Setelah pelatihan, selain menikmati hasil masakan sendiri, kegiatan juga dilanjutkan dengan pemyerahan Donasi berupai Dana cash dari Ikatan Keluarga Minangkabau di Qatar bagi warga terdampak banjir di Sumatera barat yang hadir, Donasi pakaian dan mukena baru dari Dr. Ida Kinasih dan Prof Rama, dan yang paling membuat suasana cair dan penuh semangat adalah donasi madu sachet siap konsumsi dari Asosiasi
Perlebahan Indonesia yang disampaikan melalui APIDA SUMBAR. Kegiatan juga terlaksana dengan panitia utama SiMADA volunteer (Sinergi Mahasiswa Dosen dan Alumni), didukung juga oleh Mahasiswa Departemen Biologi FMIPA UNAND yang mengambil Matakuliah Budidaya Lebah Madu. Kegiatan ini juga dapat terlaksana dengan nyaman dan menyenangkan berkat dukungan penuh dari penginapan Nuansa Alam yg menyediakan tempat berupa halaman yg disulap menjadi sekolah alam dan fasilitas tempat untuk praktek memasak langsung bagi peserta dan relawan, serta full support dari staff Nuansa Alam yang ramah dan penuh semangat.


21 Desember 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas melaksanakan program FMIPA Peduli Bencana sebagai bagian dari Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema PKM-MNM Batch II. Kegiatan tanggap darurat tersebut digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Brandon, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Program ini difokuskan pada pendampingan masyarakat terdampak bencana, dengan penekanan pada pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak. Tema yang diangkat adalah “Pendekatan AVATAR (Tanah, Air, Udara, Api) untuk Pendampingan Psikologis”, yang diterapkan melalui metode edukatif dan interaktif sesuai dengan kondisi lapangan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya menerapkan ilmu pengetahuan dan nilai kepedulian sosial secara langsung di tengah masyarakat terdampak.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Mai Efdi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab institusional.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan dan riset, tetapi juga melalui aksi nyata saat terjadi kondisi darurat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi proses pemulihan masyarakat,” kata Prof. Mai Efdi.
Ketua Pelaksana kegiatan, Budi Rudianto, M.Si., menyampaikan bahwa program FMIPA Peduli Bencana merupakan bentuk respon cepat sivitas akademika FMIPA Universitas Andalas terhadap kondisi darurat di Kampung Lapai. Ia berharap kegiatan pendampingan, khususnya bagi anak-anak, dapat membantu proses pemulihan psikologis masyarakat pascabencana.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian sivitas akademika FMIPA Universitas Andalas.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan FMIPA Universitas Andalas dalam membantu masyarakat Kampung Lapai. Pendampingan yang diberikan, terutama kepada anak-anak, sangat dibutuhkan dalam situasi pascabencana,” ujarnya.
Usai sambutan, dilakukan penyerahan bantuan FMIPA Peduli Bencana kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan program Belajar Sambil Bermain yang ditujukan bagi anak-anak. Kegiatan pendampingan psikologis ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa FMIPA Universitas Andalas melalui permainan edukatif dan aktivitas kreatif untuk membantu mengurangi trauma serta memulihkan kondisi psikososial anak.
Kegiatan FMIPA Peduli Bencana ini diharapkan dapat mendukung proses pemulihan masyarakat Kampung Lapai serta memperkuat peran FMIPA Universitas Andalas dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan dan kepedulian sosial.


Jum'at, 5 Desember 2025 — FMIPA Universitas Andalas menggelar Pelatihan Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Etik yang menghadirkan narasumber dari Komisi Etik Universitas Andalas. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 4 Desember 2025 di Ruang Sidang Dekanat Lantai II FMIPA UNAND dan dihadiri oleh Tim Komisi Etik FMIPA.
Pelatihan ini digelar untuk memperkuat pelaksanaan Peraturan Rektor Universitas Andalas Nomor 25 Tahun 2022 tentang Kode Etik Dosen dan Mahasiswa. Dalam aturan tersebut, Tim Komisi Etik FMIPA bertugas memeriksa dugaan pelanggaran etik, memberikan rekomendasi kepada Dekan terkait penolakan laporan atau rehabilitasi nama baik, serta menyusun rekomendasi sanksi etik bagi pihak yang terbukti melanggar. Pelatihan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kompetensi tim agar penanganan kasus etik dapat dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA UNAND, Prof. Mai Efdi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai tata kelola etik di lingkungan kampus. “Komisi Etik memegang peran sentral dalam menjaga marwah akademik. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan ketajaman analisis, ketelitian, serta objektivitas dalam menangani setiap laporan kasus etik,” ujar Prof. Mai
Memasuki sesi materi, materi pertama disampaikan oleh Dr. Edita Elda, S.H., M.H., yang mengupas tuntas Teknik Investigasi dari Aspek Hukum. Ia menjelaskan pentingnya kerangka hukum, metode penelusuran bukti, dan sanksi etik yang harus diperhatikan dalam proses investigasi.
Sesi kedua menghadirkan Septi Mayang Sarry, M.Psi., dengan materi Teknik Investigasi dari Aspek Psikologi Forensik. Dalam paparannya, Septi menyoroti aspek psikis dalam pemeriksaan, pendekatan wawancara, serta indikator perilaku yang relevan dalam penyelidikan kasus etik.
Materi ketiga disampaikan oleh dr. Noverika Windasari, Sp.F., yang membahas Persiapan Dokumen dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Ia menegaskan bahwa penyusunan dokumen yang sistematis, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi penting dalam proses pemeriksaan etik.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan seluruh peserta, diikuti dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya rangkaian pelatihan.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan Tim Komisi Etik FMIPA UNAND semakin memahami langkah-langkah profesional dalam menangani dugaan pelanggaran etik sehingga dapat menjaga marwah dan integritas akademik di lingkungan fakultas.



Padang, 4 Desember 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas kembali menyelenggarakan agenda rutin bulanan MIPA Academic Talk Series 22. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 26 November 2025 pukul 13.30 WIB ini menghadirkan dua narasumber dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Kelompok Keahlian Analisis dan Geometri, yakni Dr. Jalina Widjaja, S.Si., M.Si. dan Drs. Yudi Soeharyadi, M.Si., Ph.D..
Acara berlangsung secara hibrid, bertempat di Ruang Sidang Dekanat Lantai 2 FMIPA UNAND serta melalui Zoom Meeting, dan dimoderatori oleh Dr. Shelvi Ekariani, dosen Matematika UNAND. Sebanyak 79 peserta dari berbagai instansi turut hadir, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga akademisi lintas universitas.
Dalam sambutannya, Wakil dekan I FMIPA, Prof. Admi Nazra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda bulanan yang kali ini diisi oleh bidang matematika. “Terima kasih kepada narasumber. Dengan adanya acara ini, harapannya wawasan kita bisa bertambah. Mari manfaatkan waktu ini,” ujarnya.
Materi pertama dibawakan oleh Dr. Jalina Widjaja, yang memaparkan penggunaan persamaan diferensial waktu tunda dalam memodelkan dinamika supply–demand pada beberapa komoditas. Model ini diuji menggunakan data BPS 2018–2023 untuk daging ayam, telur ayam, dan bensin, dengan simulasi berbasis MATLAB.
Beliau menjelaskan bahwa penentuan waktu tunda dan parameter dilakukan menggunakan metode Particle Swarm Optimization (PSO). Analisis karakteristik data juga dilengkapi dengan pendekatan topological analysis untuk menentukan model yang paling sesuai.
Materi kedua disampaikan oleh Drs. Yudi Soeharyadi, yang memperkenalkan konsep Topological Data Analysis (TDA) sebagai metode untuk melihat struktur tersembunyi dalam data. Ia menjelaskan bahwa TDA memberikan perspektif berbeda dari analisis statistik tradisional karena meninjau pola global data melalui objek topologis.
Beliau menegaskan bahwa TDA bukan menggantikan metode analisis yang ada, melainkan menjadi pelengkap yang mampu memperlihatkan informasi baru yang sebelumnya sulit terdeteksi.
Acara ditutup dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif, diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Setelah sesi tanya jawab, kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Dengan terselenggaranya agenda ini, FMIPA UNAND berharap kegiatan ilmiah bulanan tersebut terus menjadi ruang kolaboratif yang memperkuat budaya akademik dan mendorong pengembangan riset di lingkungan kampus.
