
Padang, 4 Desember 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas kembali menyelenggarakan agenda rutin bulanan MIPA Academic Talk Series 22. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 26 November 2025 pukul 13.30 WIB ini menghadirkan dua narasumber dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Kelompok Keahlian Analisis dan Geometri, yakni Dr. Jalina Widjaja, S.Si., M.Si. dan Drs. Yudi Soeharyadi, M.Si., Ph.D..
Acara berlangsung secara hibrid, bertempat di Ruang Sidang Dekanat Lantai 2 FMIPA UNAND serta melalui Zoom Meeting, dan dimoderatori oleh Dr. Shelvi Ekariani, dosen Matematika UNAND. Sebanyak 79 peserta dari berbagai instansi turut hadir, mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga akademisi lintas universitas.
Dalam sambutannya, Wakil dekan I FMIPA, Prof. Admi Nazra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda bulanan yang kali ini diisi oleh bidang matematika. “Terima kasih kepada narasumber. Dengan adanya acara ini, harapannya wawasan kita bisa bertambah. Mari manfaatkan waktu ini,” ujarnya.
Materi pertama dibawakan oleh Dr. Jalina Widjaja, yang memaparkan penggunaan persamaan diferensial waktu tunda dalam memodelkan dinamika supply–demand pada beberapa komoditas. Model ini diuji menggunakan data BPS 2018–2023 untuk daging ayam, telur ayam, dan bensin, dengan simulasi berbasis MATLAB.
Beliau menjelaskan bahwa penentuan waktu tunda dan parameter dilakukan menggunakan metode Particle Swarm Optimization (PSO). Analisis karakteristik data juga dilengkapi dengan pendekatan topological analysis untuk menentukan model yang paling sesuai.
Materi kedua disampaikan oleh Drs. Yudi Soeharyadi, yang memperkenalkan konsep Topological Data Analysis (TDA) sebagai metode untuk melihat struktur tersembunyi dalam data. Ia menjelaskan bahwa TDA memberikan perspektif berbeda dari analisis statistik tradisional karena meninjau pola global data melalui objek topologis.
Beliau menegaskan bahwa TDA bukan menggantikan metode analisis yang ada, melainkan menjadi pelengkap yang mampu memperlihatkan informasi baru yang sebelumnya sulit terdeteksi.
Acara ditutup dengan sesi diskusi yang berlangsung interaktif, diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Setelah sesi tanya jawab, kegiatan diakhiri dengan foto bersama. Dengan terselenggaranya agenda ini, FMIPA UNAND berharap kegiatan ilmiah bulanan tersebut terus menjadi ruang kolaboratif yang memperkuat budaya akademik dan mendorong pengembangan riset di lingkungan kampus.










