
21 Desember 2025 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas melaksanakan program FMIPA Peduli Bencana sebagai bagian dari Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema PKM-MNM Batch II. Kegiatan tanggap darurat tersebut digelar pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Brandon, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.
Program ini difokuskan pada pendampingan masyarakat terdampak bencana, dengan penekanan pada pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak. Tema yang diangkat adalah “Pendekatan AVATAR (Tanah, Air, Udara, Api) untuk Pendampingan Psikologis”, yang diterapkan melalui metode edukatif dan interaktif sesuai dengan kondisi lapangan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya menerapkan ilmu pengetahuan dan nilai kepedulian sosial secara langsung di tengah masyarakat terdampak.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Mai Efdi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab institusional.
“Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat, tidak hanya melalui pendidikan dan riset, tetapi juga melalui aksi nyata saat terjadi kondisi darurat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi proses pemulihan masyarakat,” kata Prof. Mai Efdi.
Ketua Pelaksana kegiatan, Budi Rudianto, M.Si., menyampaikan bahwa program FMIPA Peduli Bencana merupakan bentuk respon cepat sivitas akademika FMIPA Universitas Andalas terhadap kondisi darurat di Kampung Lapai. Ia berharap kegiatan pendampingan, khususnya bagi anak-anak, dapat membantu proses pemulihan psikologis masyarakat pascabencana.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian sivitas akademika FMIPA Universitas Andalas.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi keterlibatan FMIPA Universitas Andalas dalam membantu masyarakat Kampung Lapai. Pendampingan yang diberikan, terutama kepada anak-anak, sangat dibutuhkan dalam situasi pascabencana,” ujarnya.
Usai sambutan, dilakukan penyerahan bantuan FMIPA Peduli Bencana kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan program Belajar Sambil Bermain yang ditujukan bagi anak-anak. Kegiatan pendampingan psikologis ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa FMIPA Universitas Andalas melalui permainan edukatif dan aktivitas kreatif untuk membantu mengurangi trauma serta memulihkan kondisi psikososial anak.
Kegiatan FMIPA Peduli Bencana ini diharapkan dapat mendukung proses pemulihan masyarakat Kampung Lapai serta memperkuat peran FMIPA Universitas Andalas dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan dan kepedulian sosial.










