Rabu, 01 Juli 2026 15:36

ICBSA 2026 Resmi Digelar, FMIPA Universitas Andalas Perkuat Kolaborasi Ilmiah Global untuk Pembangunan Berkelanjutan

30 Juni 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas sukses menyelenggarakan puncak kegiatan The International Conference on Basic Science and Its Application (ICBSA) 2026 pada Selasa, 30 Juni 2026 di Gedung Tahir Foundation, Universitas Andalas. Mengusung tema "Advancing Frontier Sciences for Environmental and Human Health toward Sustainable Development". Konferensi internasional ini menjadi wadah strategis bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai perguruan tinggi serta institusi riset untuk berbagi hasil penelitian, bertukar gagasan, dan memperkuat jejaring kolaborasi ilmiah lintas negara.

Konferensi ini diikuti oleh 247 peserta yang terdiri atas peneliti, akademisi, mahasiswa, dan perwakilan industri dari 10 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, India, Jepang, Korea Selatan, Turki, Mesir, dan Tajikistan. Sebanyak 196 presentasi oral dan 51 presentasi poster disajikan selama konferensi, mencerminkan keberagaman perspektif ilmiah serta semangat kolaborasi internasional yang terus berkembang lintas disiplin ilmu dan batas negara.

Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Wakil Rektor IV Universitas Andalas Bidang Perencanaan, Riset, Inovasi, dan Kerja Sama, Prof. Dr. Henmaidi, S.T., M.Eng.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penyelenggaraan konferensi internasional seperti ICBSA merupakan bagian dari komitmen Universitas Andalas dalam memperkuat ekosistem riset yang unggul, meningkatkan kolaborasi global, serta menghasilkan inovasi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan di bidang lingkungan dan kesehatan.

Sementara itu, Dekan FMIPA Universitas Andalas, Prof. Mai Efdi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh keynote speaker, peserta, mitra, sponsor, dan panitia yang telah mendukung terselenggaranya ICBSA 2026. Beliau menegaskan bahwa konferensi ini tidak hanya menjadi forum diseminasi hasil penelitian, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun jejaring kerja sama internasional yang berkelanjutan di bidang sains dasar dan aplikasinya. Menurutnya, sinergi antara akademisi, peneliti, industri, dan pemerintah merupakan langkah strategis dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Puncak kegiatan ICBSA 2026 menghadirkan enam keynote speaker dari berbagai negara yang menyampaikan perkembangan riset mutakhir sesuai bidang keahliannya, yaitu:

  • Dr. rer. nat. Reham Helwa dari King Salman International University, Mesir.
  • Dr. rer. nat. Sharofzoda Farrukh Safolbek dari Academy of Sciences of Tajikistan, Tajikistan.
  • Prof. Dr. Aavishkar C. Katti dari MIT World Peace University, India.
  • Masaji Watanabe dari Okayama University, Jepang.
  • Dr. techn. Marzuki dari Universitas Andalas, Indonesia.
  • Yang In Ho dari Korea Maritime and Ocean University, Korea Selatan.

Melalui paparan para narasumber tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai berbagai inovasi dan perkembangan terbaru dalam bidang sains dasar beserta aplikasinya yang berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas kesehatan manusia, dan pembangunan berkelanjutan.

Selain sesi keynote, konferensi juga diisi dengan presentasi ilmiah dari para peserta serta pameran poster penelitian yang menampilkan berbagai hasil riset inovatif dari peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai universitas. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang produktif sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian antar institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas karya ilmiah yang dipresentasikan, panitia mengakhiri rangkaian kegiatan dengan pengumuman penghargaan Best Poster dan Best Presenter. Penghargaan tersebut diberikan kepada peserta dengan performa presentasi terbaik dan poster ilmiah paling unggul berdasarkan penilaian dewan juri.

Melalui penyelenggaraan The International Conference on Basic Science and Its Application (ICBSA) 2026, FMIPA Universitas Andalas kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang aktif mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi, memperkuat budaya riset berkualitas, serta membangun kolaborasi ilmiah global dalam menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Read 25 times