(Padang-FMIPA UNAND) Mahasiswa Universitas Andalas dari Fakultas MIPA pada Sabtu (13/06) mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) secara daring. Para mahasiswa mendapatkan materi langsung dari Ketua UPT KKN, Dr. Ujang Khairul yang membahas tentang Pola KKN yang dinamai “Bakti Untuk Nagari”. Kegiatan dibuka dan dimoderatori oleh Wakil Dekan 1 Bidang Akademik Fakultas MIPA. Kegiatan juga dihadiri oleh dosen pembimbing KKN Tahap I termasuk WD 3 FMIPA Dr. Tesri Maideliza dan beberapa orang mahasiswa bimbingannya.  

KKN ini merupakan tahap II bagi Fakultas MIPA. Sekitar 200 mahasiswa telah mengikuti KKN tahap I yang merupakan KKN Tematik Pencegahan Covdi-19.

“Pada tahap I sebanyak 200 mahasiswa telah berpartisipasi” kata WD 1 FMIPA UNAND Dr. techn. Marzuki.

Dia menambahkan pada tahap II ini jumlah peserta adalah 129 dengan dibimbing oleh tujuh dosen pembimbing lapangan (DPL) yaitu Dr. Suryati, Monika Rianti Helmi, M.Si, Efendi, M.Si, Nova Noliza Bakar, M.Si, Dr.Zozy Aneloi Noli, Ardian Putra, M.Si, Dr.Zulhadjri, M.Eng.

"Dengan adanya bencana pandemi COVID-19 yang mengharuskan adanya physical/social distance, juga berdampak pada model KKN yang akan dijalankan di perguruan tinggi, " kata Dr. Ujang Khairul Ketua UPT KKN UNAND. Dia menambahkan  bahwa kegiatan KKN Tematik ini dilaksanakan bersama-sama dengan fakultas untuk memudahkan koordinasi, terutama terkait dengan penyusunan program kerja (proker).

Pendaftaran KKN Bakti untuk Nagari di Fakultas MIPA telah dilaksanakan dari tanggal  21- Mei 3 Juni  2020. Kegiatan dilaksanakan selama 30 hari dalam rentang waktu 1 Juli s/d 8 Agustus 2020.

Dr. Ujang Khairul  menjelaskan lebih rinci terkait dengan pelaksanaan KKN ini. Prosedur pelaksanaan KKN Tahap II ini sama dengan Tahap I dimana tetap harus memperhatikan protokol keselamatan Covid-19. Komunikasi antara DPL dengan mahasiswa dan dengan perangkat Desa/Nagari tempat mahasiswa melakukan kegiatan, dilaksanakan secara online. Program ini menyasar  lingkungan tempat tinggal mahasiswa sendiri, di Nagari atau kampung sendiri.  Namun, pada Tahap II ini topik kegiatan bersifat umum, tidak mesti berhubungan dengan COVID-19. Mahasiswa melakukan penjajakan dan mendiskusikan proker yang mungkin dilakukan dengan pihak Desa/Nagari di tempat tinggal masing-masing. Walaupun dilakukan di tempat masing-masing, luaran dari kegiatan ini sama dengan KKN reguler.

Di akhir pembicaraan Ketua UPT KKN menyampaikan, “semoga  kegiatan ini berjalan lancar, nagari terbantu dan mahasiswa juga berproses dan bersosialisasi di masyarakat”. “Kami berterima kasih kepada Fakultas MIPA yang sudah membantu pelaksanaan KKN ini  ” ujar dia mengakhiri kegiatan pembekalan. (Mz)

Kamis, 11 Juni 2020 15:30

Widusa II Pertama Kali Secara Daring

Untuk pertamakalinya wisuda di Universitas Andalas di lakukan secara Daring.

(Padang-FMIPA UNAND) Akhir 2019, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan kebijakan baru yang dikenal Merdeka Belajar. Kebijakan Merdeka Belajar bagi pendidikan tinggi bertajuk Kampus Merdeka. Sebagai kebijakan baru, hal ini perlu banyak sosialisasi kepada dosen, mahasiswa, dan stake holder lainnya.

Selasa, 12 Mei 2020 12:10

On Air Bersama Dr. Syukri Darajat

(Padang-FMIPA Unand) Hari Ke-2 kita memulai On Air di Instagram tenatang "Katalis Kehidupan"

Senin, 11 Mei 2020 12:13

Program suara FMIPA On Air

(Padang-FMIPA Unand) Insyaallah hari ini kita memulai On Air di Instagram tenatang "Makanan Halal Membentuk Imunitas Tubuh Terbaik"

(Padang-FMIPA UNAND) Minimnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang berada di garis depan penanganan virus corona atau Covid-19 mengetuk hati banyak kalangan. Mereka pun tergerak untuk berkontribusi membantu para pahlawan kesehatan tersebut.

(Padang-Unand-FMIPA) Setelah mempertimbangkan bahwa semangkin meluasnya pandemik COVID-19 dan bertambahnya jumlah pasien yang dinyatakan positif, baik tingkat nasional atau tingkat SUMABAR serta terlah ditetapkannya Kota Padang dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) pandemik COVID-19 yang tidak bisa di perkirakan kapan pandemik ini berakhir.

(Padang-Unand-FMIPA) Dengan mempertimbangkan semakin luas dan meningkatnya jumlah pasien Corona Virus Disease 19 (Covid-19) yang dinyatakan positif secara nasional dan bertambahnya jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sumatera Barat, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH kembali mengeluarkan edaran terbaru terkait Covid 19 pada Senin (23/3)

Maka untuk mencegah dan melindungi civitas akademika dan seluruh pihak yang berkepentingan dengan Universitas Andalas, ia memutuskan untuk memperbaharui Surat Edaran sebelumnya terkait Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Covid 19.

Dalam edaran tersebut KLIK DISINI disampaikan pembelajaran dalam bentuk perkuliahan, tutorial, seminar dan ujian akhir dilaksanakan dengan cara daring (online) dari rumah masing-masing.

Berita lebih lengkap.

 

(Humas & FH)

(Padang-Unand-FMIPA) 

Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH kembali mengeluarkan Edaran terkait perkembangan terbaru kasus COVID-19 (Corona Virus Disease-19) di Sumatera Barat setelah diterbitkannya Surat Edaran Rektor Universitas Andalas No. 6/UN.16.R/SE/2020 tentang KEWASPADAAN MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 (Corona Virus Disease-19) tanggal 16 Maret 2020.

Dalam edaran ini Rektor menekankan bahwa Universitas Andalas berinisiatif dan berperan aktif dalam penanganan Covid-19 yang sudah melanda Indonesia.

“Untuk kegiatan perkuliahan terkait pelaksanaan UTS mulai tanggal 18 sampai dengan tanggal 20 Maret 2020 dilakukan dengan cara take home exam, ujian Dalam Jaringan (daring) atau cara lain dengan tidak mengumpulkan banyak mahasiswa dan memenuhi syarat Social Distancing sekurang-kurangnya 1 meter,” ungkapnya pada Selasa (17/3) di Ruang Kerjanya Gedung Rektorat Kampus Unand Limau Manis Padang. 

Disampaikannya untuk kegiatan perkuliahan mulai tanggal 23 Maret sampai dengan tanggal 3 April 2020 tetap dilaksanakan dengan metode daring atau metode lain dengan tidak mengumpulkan banyak mahasiswa dan memenuhi syarat social distancing sekurang-kurangnya 1 meter. 

Berita lebih lanjut bisa di baca disini.

(Humas & FH).

(Padang-Unand-FMIPA) Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH mengeluarkan edaran terbaru No. 6/UN.16R/SE/2020 terkait Kewaspadaan Menghadapi Pandemi Corona Virus Disease 19 (COVID-19).